Lapisan Es Greenland dan Antartika Mencair Lebih Banyak
Marinabet.net, Lapisan es yang ditumpahkan Greenland dan Antartika
menunjukkan lompatan enam kali lebih banyak dari selama tahun 1990-an.
Ilmuwan mulai memperingatkan ancaman besar dari semakin
banyaknya es yang ditumpahkan Greenland dan Antartika.
Akibatny, ancaman kenaikan permukaan air laut secara ekstrem
akan dapat terjadi lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya.
Hal ini akan mendorong kenaikan permukaan laut yang bisa
saja menjadi penyebab banjir tahunan
pada tahun 2100 di daerah-daerah yang dihuni 400 juta orang.
Para peneliti menunjukkan lapisan es yang sangat tebal
dengan berat di atas massa daratan di planet ini mulai terkikis sebanyak 6,4
triliun ton massa dari tahun 1992 hingga 2017.
Menurut penilaian yang dilakukan oleh 89 peneliti, kondisi
tersebut sedikitnya telah meningkatkan volume air laut hampir dua sentimeter.
Gelombang panas Arktik pada musim panas lalu, kemungkinan
akan melampaui rekor 2011,pada saat itu, seperti dilaporkan dalam jurnal Nature,
lapisan es kutub menghilang sebanyak 552 miliar ton.
Hilangnya es kutub sebanyak itu, kurang lebih setara dengan
delapan kolam olimpiade yang mengalir ke lautan setiap detik.
Kenaikan permukaan air laut pada akhirnya dapat menjadi
bukti dampat nyata dari pemanasan global yang paling dahsyat.
Kendati hanya bertambah beberapa sentimeter, namun
kemungkinan kenaikan permukaan air laut akan semakin bertambah pada abad ke 22.
Para ahli memperkirakan, dampak yang dapat terjadi yakni
terjadinya badai siklon tropis yang lebih besar, bahkan diklaim dapat lebih
mematikan dan merusak.
“Setiap sentimeter dari kenaikan permukaan laut mengarah ke
banjir pantai dan erosi pantai, kondisi ini akan menggangu kehidupan di planet
ini,” ungkap Profesor Andres Shepherd dari University of Leeds.
Analisis dampat pelepasan es di Greenland dan Antartika ini
dipimpin Shepherd bersama Erik Ivins dari Jet Propulsion Laboratory milik Badan
Antariksa Amerika (NASA).
Dia menambahkan apabila Greenland dan Antartika tetap berada
di jalur skenario pemanasan iklim terburuk, maka itu akan menyebabkan kenaikan
permukaan laut bertambah 17 sentimeter pada akhir abad ini.
Gletser yang mencair dan perluasan air di lautan saat suhu
semakin hangat, selama ini menyumbang kenaikan permukaan laut palinga banyak
pada abad ke 20.
Akan tetapi, lapisan es yang meleleh menjadi pendorong utama
kenaikan permukaan laut selama dekade terakhir.
Penyebab pelepasan
gletser
Menghilangnya es di Antartika dan setengah dari Greenland,
telah dipicu oleh pemanasan air laut. Kondisi ini mempercepat pergerakan
gletser ke arah laut.
Selama ini, laut membantu menyerap kelebihan panas di
permukaan Bumi lebih dari 90 persen yang diakibatkan pemanasan global.
Sementara hilangnya es di Greenland juga turut dipengaruhi
oleh peningkatan suhu udara. Dampaknya, pada musim panas, kondisi ini membuat volume air
di sungai yang mengalir ke laut semakin banyak.
Studi ini melaporkan pelepasan es dari Greenland dan
Antartika ini telah naik enam kali lipat dari 81 miliar ton menjadi 475 miliar
ton pertahun selama kurang lebih tiga dekade.
“Pengukuran satelit telah memberikan prima facie, bukti yang
tak terbantahkan,” ungkap Ivins.
Greenland dan Antartika Barat, selama ini telah cukup
mendukung air beku untuk mengangkat lautan sekitar 13 meter.
Sementara Antartika dinilai lebih stabil dengan berada di
bawah kenaikan permukaan laut lebih dari 50 meter.
Menurut banyak ilmuwan menilai Greenland dan Antartika telah
melewati titik yang pada akhirnya menumpahkan semua lapisan esnya.
Selamat Datang Di Marinabet.net ,Agen Judi Online Terpercaya Dan Terbesar Di Indonesia
1 ID untuk semua Permainan
Promo Marinabet :
- Bonus New Member 50% (Sportbook)
- Bonus New Member 50% (Live Casino)
- Bonus New Member 10% (Slot)
- Bonus Deposit Harian 10% (Live Casino)
- Bonus Deposit harian 10% (Sportbook)
- Bonus Rollingan 0.8%(Sportbook)
- Bonus Cashback 5%
- Event mixparlay 100% & 50%
Hubungi Kami :
WA : +855973238831
Line : marinabetofficial
IG : marinabetofficial
FB : marinabetofficial
Link : http://bit.ly/2T025O5
Berita Terbaru
Berita Terbaru






